SUB OHM (Kegunaan dan resiko)

 

 

Sub ohm atau RESISTANSI DIBAWAH NORMAL (0.1 Ω) merupakan teknik untuk memproduksi uap yg lebih banyak, dan flavour yg lebih intense. Namun sebelum mencoba bermain dengan teknik ini, kalian harus SANGAT PAHAM tentang BATTERY dan jenis MOD yang kalian gunakan, apabila tdk, resiko kecelakaan penggunaan akan sangat besar. Umumnya teknik ini digunakan hanya untuk kompetisi semata dan TIDAK DIREKOMENDASIKAN untuk digunakan sehari-hari (daily used).

 

Menggunakan teknik sub ohm memang jauh lebih ngebul karena pembakaran pada kumparan coil jauh lebih cepat (konstan). Tapi perlu diingat bahwa ada impact yang besar juga dibalik sensasi ‘ngebul’ tersebut. Pertama, Penggunaan batre yang lebih banyak (cepat lowbattnya om…), alhasil umur batre menjadi lebih singkat. Kedua, Penggunaan liquid lebih banyak dibanding penggunaan resistansi normal. Ketiga, Mod, atty beserta batre lebih cepat panas karena penggunaan power batre pada settingan sub ohm jauh lebih banyak (powerfull). Keempat, Uap yang dihasilkan lebih hangat. Kelima, Resiko meledaknya batre jauh lebih tinggi jika teledor dan tidak paham tentang karakter batre yang digunakan saat menerapkan teknik ini.

Saran dari kami, Kenikmatan menggunakan teknik sub-ohm dan normal tidak begitu signifikan untuk penggunaan sehari-hari. Jadi, bijaklah dalam menggunakan. Ngevape juga tidak lebih dari pengalihan penggunaan dan pengurangan racun dari rokok konvensional saja kok.

Kita adalah orang-orang yang menuju ke kehidupan yang lebih sehat, bukan gambling dengan bahaya.

Salam Kebul….

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

%d blogger menyukai ini: